Menu Close

Puskesmas Kecamatan Koja Tekankan Pentingnya Takaran Gizi yang Tepat

Puskesmas Kecamatan Koja terus berupaya untuk memberikan penyuluhan seputar gizi seimbang yang bisa Anda dapatkan bila mengkonsumsi makanan dalam kadar seimbang yakni antara sumber energi, lauk pauk, sayuran dan buah, serta waktu makan yang sesuai. Menurut Kementrian Kesehatan, takaran gizi seimbang berarti Anda telah memberikan beberapa asupan berikut ini kepada keluarga, terutama anak-anak selama masa tumbuh kembang.

1. Konsumsi makanan bergizi

Konsumsi makan makanan beraneka ragam setiap hari. Artinya, Anda harus memastikan anak tidak kekurangan gizi dari suatu makanan yang bisa dilengkapi zat gizi dari makanan lain.

2. Pastikan makanan mencukupi kebutuhan energi

Kebutuhan energi bisa dipenuhi dengan memakan makanan kaya karbohidrat, protein, dan lemak.

3. Batasi konsumsi lemak

Meski berguna sebagai sumber energi dan menambah kelezatan masakan, konsumsi lemak berlebihan bisa menimbulkan penyumbatan pembuluh darah.

4. Gunakan garam beryodium

Yodium adalah zat gizi mikro yang diperlukan tubuh untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak melalui fungsi tiroid.

5. Konsumsi zat besi

Zat besi berguna dalam pembentukan sel darah merah. Zat besi bisa didapat dari hati, kuning telur, daging, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.

6. Berikan ASI

ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. ASI sebaiknya diberikan hingga bayi berusia 2 tahun dengan jumlah yang disesuaikan. Program ASI eksklusif selama 6 bulan sudah dicanangkan.

7. Biasakan sarapan

Sarapan sangat bermanfaat memelihara ketahan fisik dan meningkatkan produktivitas kerja. Terutama bagi anak-anak, sarapan penting untuk meningkatkan konsentrasi mereka saat belajar. Banyak penelitian yang menyimpulkan efek dari sarapan terhadap prestasi sangat signifikan

8. Minum cukup air

Air dibutuhkan tubuh di antaranya untuk mengatur keseimbangan cairan dan garam mineral dalam tubuh sehingga melancarkan pencernaan. Minumlah 6-8 gelas air putih setiap hari.

9. Olahraga teratur

Aktivitas fisik teratur bisa meningkatkan kebugaran, menjaga berat badan, meningkatkan fungsi jantung, paru-paru, dan otot serta  mencegah penuaan dini. Lakukan olahraga teratur minimal 3 kali dalam seminggu dengan durasi 45 – 60 menit.

10. Hindari minuman beralkohol

Minum alkohol dapat menghambat proses penyerapan gizi dan menyebabkan kerusakan hati dan syaraf otak.

Menurut Kemenkes dan Puskesmas Kecamatan Koja, kebutuhan gizi tiap orang berbeda-beda, hal tersebut berhubungan dengan jenis kelamin, usia, berat badan, tinggi badan dan juga aktivitas seseorang. Oleh karena itu setiap individu sangat berbeda dalam menerima konsumsi makanan. 

Di samping itu keanekaragaman makanan juga harus diperhatikan karena pada dasarnya setiap jenis makanan tertentu tidak mengandung semua kebutuhan yang dibutuhkan oleh tubuh sehingga perlu beberapa makanan lain untuk mendapatkan komposisi makanan sesuai yang dianjurkan. 

Oleh karena makanan yang beraneka ragam yang mengandung protein, lemak, karbohidrat serta beberapa mineral lain yang dibutuhkan tubuh dari beragam jenis makanan yang dikonsumsi setiap hari.  Tidak ada satu jenis makanan yang komplit dalam semua kandungan gizi, sehingga saling melengkapi satu dengan lainnya. 

Apabila Anda masih bingung bagaimana cara memastikan gizi anak tercukupi, ada baiknya segera lakukan konsultasi dengan dokter di Puskesmas Kecamatan Koja. Puskesmas yang terletak di Jl. Mahoni Selatan No.9, RT.1/RW.1, Tugu Utara, Kecamatan Koja, Kota Jakarta Utara ini akan memberikan Anda solusi dan takaran yang tepat untuk bayi hingga remaja, supaya tumbuh kembang dan gizinya maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *